Lola Amaria Visualkan Pancasila dalam Film Lima

jpnn.com, JAKARTA - Krisis kecintaan anak-anak muda terhadap Pancasila, menjadi inspirasi Lola Amaria menggarap film berjudul Lima.
Menurut Lola Amaria, film tersebut menggambarkan bagaimana mengamalkan Pacasila di dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam prosesnya, Lola Amaria sengaja menggandeng empat sutradara dalam penggarapan film tersebut.
Mereka adalah Shalahuddin Siregar, Tika Pramesti, Harvan Agustriyansyah dan Andriyanto Dewo.
"Butuh biaya mahal kalau setiap sila diwujudkan dalam sebuah film. Tapi sulit juga bila mewujudkan semua sila dalam satu film. Sampai akhirnya saya ketemu dan ngobrol sama semua sutrada, konsepnya kita bikin dan akhirnya berhasil," kata Lola Amaria saat screening film Lima di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (24/5) malam.
Baca juga: Lola Amaria Kesulitan Garap Film Bertema Pancasila
"Semua sutradara itu saya sendiri yang pilih. Semua sudah pernah kerja sama dengan saya. Jadi, istilahnya saya nggak beli kucing dalam karung," sambungnya.
Lanjut Lola, masing-masing sutrdatara menampilkan setiap sila Pancasila dalam balutan cerita drama kemanusiaan.
Krisis kecintaan anak-anak muda terhadap Pancasila, menjadi inspirasi Lola Amaria menggarap film berjudul Lima.
- PA GMNI Dorong Etika Bernegara Berbasis Pancasila untuk Atasi Krisis Demokrasi
- Slamet Ariyadi DPR: Lemhanas Perlu Merevitalisasi Pembelajaran dan Pemahaman Ideologi Pancasila
- Pendidikan Berperan Dalam Mengaktualisasikan Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman
- Pancasila Dalam Menu Makan Bergizi Gratis
- Sultan: Pancasila Membawa Misi Perdamaian dan Kemakmuran Universal
- Megawati dan Paus Fransiskus Bahas Pancasila hingga Pemanasan Global