Lolos Hukuman Mati Sih, Tapi Dipenjara 20 Tahun

jpnn.com - TARAKAN – Sapri Burhan memang lolos dari hukuman mati terkait kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 2,7 kilogram. Namun, hakim menghukum Sapri kurungan selama 20 tahun.
Sebelumnya, jaksa penuntun umum menjatuhkan hukuman mati. Namun, kuasa hukum Sapri melakukan pembelaan. Tim penasihat hukum Sapri menilai, perkara ini merupakan test case apakah pasal yang dituduhkan JPU sesuai dengan fakta dari perbuatan yang dilakukan terdakwa atau tidak.
“Jangan sampai orang tidak bersalah dihukum sedangkan orang bersalah tidak dihukum,” ungkap Tamrin, Penasihat Hukum Sapri.
Nah, setelah memeriksa seluruh saksi-saksi dan mendengarkan pembelaan penasihat hukum, Ketua Majelis Hakim Morailam Purba memutuskan bahwa Sapri divonis 20 tahun penjara.
Saat palu diketuk majelis hakim sebanyak tiga kali, Sapri tampak menangis. Dia terlihat bersyukur karena tak dijatuhi hukuman mati. (ddq/jos/jpnn)
TARAKAN – Sapri Burhan memang lolos dari hukuman mati terkait kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 2,7 kilogram. Namun, hakim menghukum Sapri
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg