Luar Biasa! Prajurit TNI Rebut Senjata Api dan Granat dari 3 Eks Kombatan
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pada kegiatan Cimic terbatas yang dihadiri Kepala Desa Amisi (Mukonga Amisi Donatien) tersebut didapatlah informasi bahwa akan adanya 3 pejuang MM Liwanga kelompok PERSI yang ingin menyerahkan diri dan menyerahkan senjata mereka kepada Satgas TNI RDB di desa Amisi serta bergabung kembali ke Desa mereka.
“Setelah kegiatan Cimic yang dilakukan dengan sukses keesokan harinya Danki Bravo Mayor Inf Didik Sukayat memerintahkan anggotanya Letda Inf Eka Rahmat Maiputra beserta 30 personel Indo RDB berangkat untuk memastikan kebenarannya informasi yang diterima dengan melaksanakan LRP ke desa Amisi dan bertemu dengan Kepala Desa Amisi a.n Mukonga Donatien,” katanya.
Wadan Satgas menyampaikan bahwa setelah berada di Desa Amisi Letda Inf Eka Rahmat Maiputra dan Liason Assistant (Jhonatan) melaksanakan kordinasi dan diskusi dengan kepala desa Amisi a.n Mukonga Donatien dan mendapatkan hasil dengan menyerahnya 3 (tiga) pejuang MM Liwanga kelompok PERSI. Ketiga eks kombatan itu adalah Idi Éric (22), Shabani Baruani (20) dan Antoine Saleh (19). Ketiganya menyerahkan senjata api berupa 2 (dua) pucuk AK-47, 2 (dua) buah magazen, dan 1 (satu) Granat tangan.
“Ini merupakan bukti dari kepercayaan masyarakat Kongo atas kehadiran Satgas TNI RDB dibawah naungan MONUSCO,”kata Letkol Inf Hadrianus seperti dilansir dalam siaran Papen Satgas TNI Konga XXXIX-B/RDB Monusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti.(fri/jpnn)
Prajurit TNI yang Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB MONUSCO berhasil merebut senjata dan granat dari eks kombatan.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Warga Timor Tengah Selatan Serahkan Senjata & Peluru Aktif ke Korem Wira Sakti
- Pelaku Penembakan di Depok Jadi Tersangka
- Memperkuat Kemampuan Tempur, Kopaska Latihan Peperangan Laut Khusus
- TNI Tegaskan tak Ada Ampun Bagi Prajurit Terlibat Judi Online
- Pomdam Bukit Barisan Periksa 45 Prajurit Buntut Bentrok dengan Warga Deli Serdang
- Prajurit TNI Diduga Serang Warga di Siburu-Biru, Kang TB Singgung Hukuman ke Komandan