Luar Biasa, Umat Tetap Sembahyang seperti Biasa

Luar Biasa, Umat Tetap Sembahyang seperti Biasa
Pengurus Vihara Budi Dharma Singkawang, Khim Liong, menunjukkan bekas bom molotov di kelentengnya Jalan GM Situt ini, Senin (14/11). Foto: Suhendra/Rakyat Kalbar/JPNN.com

Berhubung Singkawang sedang dalam suasana kampanye Pilkada 2017, ia juga meminta para calon kepala daerah menjaga kerukunan yang sudah terbangun.

“Jangan sampai dirusak hal-hal yang desktruktif,” tegas Baharudin.

Mendengar peristiwa ini, Wali Kota Singkawang, Drs. H. Awang Ishak, MSi meminta toleransi antarumat beragama ditingkatkan.

Ia mengingatkan, Singkawang itu urutan ketiga kota paling toleran se-Indonesia.  

Namun Awang minta keamanan di lingkungan masyarakat Singkawang harus ditingkatkan.

“Perlunya dibuat kembali Siskamling. Apalagi ini menjelang pesta demokrasi. Apabila ada yang mencurigakan, dapat melapor ke pihak yang berwajib,” pintanya.

Senada, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya. Ia mengimbau seluruh masyarakat Kalbar mewaspadai aksi terorisme dan radikalisme yang dapat memecah belah umat beragama dan merusak persatuan bangsa.

"Mari kita jaga keamanan dan kerukunan supaya situasi Kalbar tetap kondusif," tuturnya.

SINGKAWANG - Khim Liong langsung terkejut. Saat itu masih subuh, sekitar pukul 04.30. Dia ditelephone, mengabarkan ada yang melempari Vihara Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News