Luar Biasa, Untar Sukses Pertahankan Klaster Mandiri Perguruan Tinggi untuk Kinerja PKM

Dia mengatakan produk penelitian berupa kaki palsu ini telah digunakan seorang karyawan yang mengalami keterbatasan fisik sejak 2010.
Karyawan tersebut terpaksa kehilangan kaki kanannya akibat kecelakaan lalu lintas.
“Produk kaki palsu dari serat alam sangat kuat dan nyaman untuk digunakan, terlebih dalam melakukan aktivitas sehari-hari untuk bekerja dengan mengendarai sepeda motor,” kata Umar, seorang pengguna prosthesis hasil penelitian Prof Agustinus.
Selain prosthesis, Agustinus juga telah banyak meneliti bidang komposit serat alam untuk pengembangan berbagai produk alternatif bersama tim peneliti lintas negara.
Menurutnya, hal ini menunjukkan dibutuhkan kolaborasi untuk menghasilkan suatu karya yang hebat.
Penelitian yang melibatkan perguruan tinggi dari Indonesia dan Malaysia telah menghasilkan sejumlah publikasi di jurnal terindeks scopus Q1.
Sejumlah perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia yang terlibat, antara lain Untar, Universiti Malaysia Pahang, INTI International University, Universitas Negeri Semarang (Unes).
Kemudian Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Islam Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), dan Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Untar sukses mempertahankan predikat Klaster Mandiri untuk kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau PKM
- Inilah 7 Sub-Bidang Ilmu dari Kampus di Indonesia Masuk Top 100 Dunia
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Libatkan Mahasiswa dari 44 Perguruan Tinggi untuk Kembangkan Potensi Desa
- Australia & Indonesia Siapkan Anggaran Rp 40 Miliar untuk Riset Transisi Energi Berkelanjutan
- Ajak Perguruan Tinggi Memperkuat Danantara, Viva Yoga: Pastinya dengan Kajian Ilmiah
- Bertemu Perwakilan FOReTIKA, Raja Juli Bicara Kerja Sama Sektor Kehutanan dengan Kampus
- Waka MPR Sebut Upaya Peningkatan APK Perguruan Tinggi Harus Segera Dilakukan