Lulusan Perguruan Tinggi Diminta Kembali ke Desa

"Ke depan kami akan lakukan konsolidasi untuk membedah potensi yang ada di desa. Tapi di samping itu, sekolah kejuruan dan perguruan tinggi vokasi kita fasilitasi supaya lulusannya nanti bisa diberdayakan membangun desa," tegasnya.
Sementara Rektor Institut Stiami Panji Hendrarso menyatakan dukungan untuk senantiasa membantu pemerintah di dalam pembangunan ekonomi kreatif baik di kota maupun desa.
Konsep ekonomi kreatif ini semakin mendapat perhatian utama di banyak negara karena ternyata bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian.
Di Indonesia, gaung ekonomi kreatif mulai terdengar saat pemerintah mencari cara untuk meningkatkan daya saing produk nasional dalam menghadapi pasar global.
"Pembangunan ekonomi di masa depan membutuhkan SDM kreatif. Karena itu perguruan tinggi harus menciptakan ruang kreativitas bagi mahasiswanya, mengintegrasikakan proses kreasi, produksi, dan distribusi hasil kreativitas tersebit kepada pemerintah serta industri," terangnya. (esy/jpnn)
Kepedulian lulusan perguruan tinggi untuk mengabdi di desa masih rendah.
Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad
- Inilah 7 Sub-Bidang Ilmu dari Kampus di Indonesia Masuk Top 100 Dunia
- Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Libatkan Mahasiswa dari 44 Perguruan Tinggi untuk Kembangkan Potensi Desa
- Ajak Perguruan Tinggi Memperkuat Danantara, Viva Yoga: Pastinya dengan Kajian Ilmiah
- Bertemu Perwakilan FOReTIKA, Raja Juli Bicara Kerja Sama Sektor Kehutanan dengan Kampus
- Waka MPR Sebut Upaya Peningkatan APK Perguruan Tinggi Harus Segera Dilakukan
- SPAN-PTKIN 2025, Jaring Calon Mahasiswa Bertalenta Tinggi, Siap Kerja