Luncurkan 2 Drone Bermuatan Peledak, Houthi Serang Pangkalan Udara Raja Khalid di Arab Saudi

jpnn.com, SANAA - Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi kembali mengklaim berhasil mencegat dan menghancurkan pesawat nirawak yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman.
Stasiun televisi Al-Ekhbariya melaoirkan, drone bermuatan bahan peledak tersebut hendak menyerang kota Khamis Mushait.
Pagi ini, Sabtu (29/5), juru bicara Houthi Yahya Saree mengakui bahwa pihaknya telah meluncurkan dua pesawat nirawak untuk menyerang Pangkalan Udara Raja Khalid di Khamis Mushait.
Berbeda dengan klaim Saudi, dia menyebut kedua drone tersebut sukses menjalankan misi mereka.
Perang saudara di Yaman telah menimbulkan kesengsaraan bagi warga sipil terutama anak-anak dan kaum wanita.
Perserikatan Bangsa-Bangsa memprediksi akan terjadi bencana kelaparan yang menjadi keprihatinan dunia jika perang Yaman tak segera dihentikan.
Presiden AS Joe Biden berniat akan mengupayakan penyelesaian konflik yang melibatkan beberapa negara asing itu. (ant/dil/jpnn)
Saling serang antara Houthi dengan koalisi militer pimpinan Arab Saudi terus terjadi meski kondisi di Yaman sudah sangat memprihatinkan
Redaktur & Reporter : Adil
- 6 Korban Tewas Kecelakaan Bus Umrah Bakal Dimakamkan di Saudi
- 4 Warga Semarang Meninggal dalam Kecelakaan Bus Jemaah Umrah
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Kapolda Metro Abaikan Laporan Perusahaan Saudi soal RJ WN India di Kasus Penggelapan
- Polisi Dinilai Selewengkan Restorative Justice di Kasus WN India Vs Perusahaan Saudi
- BPKH Limited Perkenalkan Bumbu Khas Indonesia untuk Katering Jemaah Haji di Arab Saudi