Luncurkan Batik Desain Khusus, Ketum DPP GSC Community: Wujud Nyata Menjaga Warisan Leluhur

Dengan demikian, pengakuan dari pihak luar tentang budaya Indonesia khususnya batik tidak ada lagi.
“Harapan ke depannya kami ingin semua masyarakat khususnya anak muda bangsa mengenakan batik dan memunculkan inovasi di dunia fashion. Bukan hal yang sulit jika batik dibawa hingga desain interior ataupun grafis,” ujar Lubna.
Sekjen DPP GSC Community Handrima Lakapota menambahkan batik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari komunitasnya.
Selain menjadi seragam resmi, kata dia, kemungkinan akan dikomersialkan sebagai bentuk inovasi dari komutlnitasnya.
“Namun, hal itu masih pada tahap pembahasan di internal kami,” ujar Handrima.
Dalam diskusi bertema keterwakilan perempuan ini hadir di antaranya Dewan Penasihat DPP GSC Wa Ode Suliana, Direktur LBH Jakarta Cintra Refarendum, Ketua Bidang Politik Hukum DPP GSC Virdinda Ode Achmad.(fri/jpnn)
Ketua Umum DPP Girl's Squad Community (GSC) Lubna Puteri Azzahra meluncurkan batik desain khusus pada momentum peringatan Hari Batik Nasional.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
- Bahlil, Kawulo, Santri, dan Cita-Cita Republik
- Legislator Minta Kemenbud Beri Solusi terkait Pemecatan Pegawai Penggiat Budaya
- Berdialog dengan Fadli Zon, Putu Rudana: Seni Budaya Harus Jadi Mercusuar Bernegara
- Dokter Ayu Tampil Elegan dan Berbudaya dengan Batik Sasirangan
- Meiline Tenardi: Cap Go Meh 2025 Menghidupkan Nilai Budaya & Harmoni Keberagaman
- KIKT Dukung Pelestarian Warisan Budaya