Mabes Beber Kronologis Wefie Polisi dengan Mayat Begal
Rabu, 05 April 2017 – 18:41 WIB

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto. Foto: dok/JPG
"Nah jenazah di mobil dan ada darah menetes. Menghindari di mobil bertumpuk (darah) kemudian dibawa ke kamar jenazah. Jadi disimpan dulu di taman di rerumputan situ," kata dia.
Lebih lanjut kata Rikwanto, salah satu dari tim tersebut tiba-tiba berfoto. Kemudian, petugas yang lainnya pun juga melakukan hal yang sama. "Yang lain secara spontan tidak ada yang koordinasi ikut-ikutan numpuk ambil foto," tandas dia. (Mg4/jpnn)
Aksi wefie yang dilakukan aparat Polda Lampung dengan mayat pelaku begal menjadi sorotan. Adegan tersebut dianggap melanggar HAM.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
BERITA TERKAIT
- Polda Lampung Ungkap Hasil Forensik Peluru yang Menewaskan 3 Polisi di Lokasi Sabung Ayam
- Kopda Basar Tembak Mati 3 Polisi di Lampung, Peltu Lubis Berjudi
- Ini Kata Komnas HAM soal Kasus 3 Polisi Diduga Ditembak Oknum TNI
- Kapolda Bilang Isu Setoran Judi Sabung Ayam Hanya Asumsi tanpa Bukti
- Prancis Apresiasi Polres Tanjung Priok Tangkap Pelaku Pembegalan Warganya
- Mengaku Korban Begal, Pria di Sukabumi Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 504 Juta