Mabes Polri Masih Kaji Laporan Terhadap Anies Baswedan

jpnn.com, JAKARTA - Mabes Polri masih melakukan pengkajian terkait laporan Inisiator Gerakan Pancasila dan Benteng Muda Indonesia terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Laporan sudah disampaikan ke Bareskrim Polri kemarin dan yang melapor atas nama Jack Boyd. Kemudian prosedurnya memang dari penerima laporan nanti akan membagi apakah masuk ke direktorat apa, kemudian dikaji," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dikonfirmasi, Rabu (18/10).
Menurut Setyo, umumnya laporan tentang Undang-undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis masuk ke Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Namun, sampai sekarang, Setyo mengaku laporan tersebut belum masuk ke direktorat tersebut.
"Masih di bagian penerima laporan," imbuh Setyo.
Saat ditanya kapan pihaknya akan memanggil Anies, Setyo mengaku hal itu merupakan wewenang penyidik di Bareskrim.
"Karena sampai sekarang laporan belum diterima. Kemungkinan masih di bagian penerimaan laporan," tegas Setyo.
Sebelumnya, Anies dilaporkan oleh Inisiator Gerakan Pancasila dan Benteng Muda Indonesia ke Bareskrim Polri, Selasa (17/10) malam. Laporan itu terkait pidato politik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan menggunakan istilah pribumi.(Mg4/jpnn)
Anies Baswedan dilaporkan oleh Inisiator Gerakan Pancasila dan Benteng Muda Indonesia terkait pidato politiknya yang menggunakan istilah pribumi.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- Tahun ke-12, Nara Kreatif Meluluskan 778 Siswa, Anies Baswedan Beri Pesan Khusus