Mabes Polri Pastikan Bantu Polda Aceh Buru Lelaki Penghina Presiden Jokowi

jpnn.com, JAKARTA - Polda Aceh tengah memburu sesosok lelaki yang menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial. Namun, lelaki itu disebut tidak berada di Indonesia, melainkan di Malaysia.
Oleh sebab itu, Polda Aceh pun meminta bantuan Mabes Polri dalam hal ini Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono menegaskan, pihak Bareskrim maupun Divisi Hubinter bakal memberikan bantuan ke Polda Aceh.
“Jadi, pada prinsipnya Mabes Polri siap memberikan bantuan bagi satuan kewilayahan yang membutuhkan bantuan,” ujar Rusdi ketika dihubungi JPNN, Kamis (5/8).
Dia menegaskan, apa saja yang diperlukan Polda Aceh dalam rangka penegakan hukum sebagai salah satu tugas Polri, maka hal itu akan dipenuhi.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy sebelumnya mengatakan, dalam pengejaran pelaku, pihaknya meminta bantuan Bareskrim Polri.
Sebab, pelaku diduga saat ini sedang berada di luar negeri. Sehingga, Polda Aceh harus berkoordinasi dengan Bareskrim Polri.
“Karena pelaku tidak berada di Indonesia jadi ada proses antarnegara yang harus dilalui," ujar Winardy ketika dikonfirmasi, Selasa (3/8).
Mabes Polri memastikan memberi bantuan ke Polda Aceh dalam mengejar pelaku penghina Presiden Jokowi. Bantuan berupa upaya penangkapan pelaku yang diduga berada di Malaysia.
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Orang Dinyatakan Tewas
- 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Laka Lantas Selama Arus Mudik Lebaran di Aceh
- Viral Dugaan Penghinaan pada Habib Idrus, DPP KNPI: Ini Ramadan, Seharusnya Menebarkan Kedamaian
- KMMP Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Hukum Robertus Robet
- Dulu Usut Teroris, Kini Brigjen Eko Hadi Dipilih jadi Dirtipid Narkoba Bareskrim