Macet 48 Persen, Pegadaian Hentikan Kredit
Rabu, 25 Mei 2011 – 16:17 WIB

Macet 48 Persen, Pegadaian Hentikan Kredit
JAKARTA - Perum Pegadaian menghentikan sementara bisnis kredit berfidusia (Krista).Alasannya, unit usaha itu tengah dikalkulasi ulang potensi segmen bisnisnya. "Kredit tidak lancarnya yang mencapai 48 persen, penghentian sementara segmen yang besarnya sekitar Rp 350 miliar," kata Direktur Utama Pegadaian Suwhono di Jakarta, Selasa (24/5). Dia mengaku pihaknya tengah menghitung untung-ruginya. "Dulu terjadi karena ada mismanajemen, ada hal yang serius,” ujarnya.
Suwhono mengaku segmen tersebut hanya satu dari lima segmen usaha utama perseroan. Keempat segmen lainnya adalah gadai konvensional, gadai syariah, logam mulia, dan transaksi pembayaran untuk jasa keuangan perusahaan lain. Untuk program jasa transaksi pembayaran lain,lanjutnya perseroan berniat menggandeng beberapa perusahaan dan lembaga yang membutuhkan titik pembayaran sehingga dapat memanfaatkan cabang Pegadaian yang jumlahnya mencapai ribuan cabang.
Baca Juga:
Suwhono menambahkan penghentian sementara segmen usaha kredit berfidusia tidak terkait dengan kasus penggelapan dana oleh oknum karyawan perseroan sebesar Rp5,4 miliar di salah satu cabang perusahaan Palopo, Sulawesi Selatan. (vit)
JAKARTA - Perum Pegadaian menghentikan sementara bisnis kredit berfidusia (Krista).Alasannya, unit usaha itu tengah dikalkulasi ulang potensi segmen
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Sritex Dinyatakan Pailit, Iwan Kurniawan Cuma Bilang Begini
- Eddy Soeparno: Akselerasi Transisi Energi Dukung Target Ekonomi 8 Persen Tercapai
- Pertamina Hulu Energi Pacu Produksi Migas, Inovasi Menjadi Kunci Wujudkan Asta Cita
- Indodax, BNI dan Bank INA Berkolaborasi Hadirkan Kartu Debit Khusus
- Toshiba Rilis Rice Cooker Pintar, Berikut Menu Sahur Pilihan
- Dukung Transformasi Perpajakan Digital, TelkomMetra dan Sipajak Berkolaborasi