Made Sudana, Politikus Nyentrik Asal Bali yang Membangun Gua untuk Rumah
Ada Ruang untuk Meditasi dan Tempat Rapat Wong Samar
Jumat, 22 Juli 2011 – 04:04 WIB
Urusan desain murni arahan Sudana. Bahkan, ketika muncul ide desain, dia langsung menggambar di kardus air mineral. Kemudian, desain itu ditempel di tebing yang akan dibuat gua untuk direalisasikan para pekerjanya.
Sudana berencana, selain membangun gua, membangun vila pribadi yang bangunannya murni alami. Rencananya, dibangun dua unit vila di atas puncak tanah yang mirip bukit itu. "Saya ingin polanya seperti Istana Tampak Siring Bung Karno melihat ke Tirta Empul. Kalau di sini, dari bukit bisa melihat Tukad Balian dan laut," tuturnya.
Cita-cita lain Sudana ialah membuat taman anggrek. Bahkan, dia ingin mengumpulkan segala jenis anggrek. Dalam catatannya, anggrek yang akan dikumpulkan sudah ada sekitar 800 jenis. Tak hanya itu. Saat ini dia sedang membangun gubuk-gubuk sederhana. Jarak antara satu gubuk dan gubuk yang lain akan dibuat berjauhan. Gubuk itu bisa digunakan untuk tempat ngopi. Konsep tersebut dia lihat di Vietnam.
Ketika ditanya uang yang telah dihabiskan untuk membangun gua tersebut, Sudana menolak menjawab. Kapan target selesai? "Saya tidak mematok waktu. Mengalir saja seperti Tukad Balian ini. Pepatah mengatakan, tidak cukup satu hari untuk menyelesaikan Kota Roma. Artinya, karya besar tidak boleh grusa-grusu," jawabnya, lantas tersenyum.
Yang dilakukan Made Sudana ini termasuk langka. Dia membangun gua untuk rumah dan vila di lahan miliknya seluas 3,5 hektare. Mengapa dia begitu terobsesi
BERITA TERKAIT
- Eling Lan Waspada, Pameran Butet di Bali untuk Peringatkan Melik Nggendong Lali
- Grebeg Mulud Sekaten, Tradisi yang Diyakini Menambah Usia dan Menolak Bala
- AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka di Tanah Jawara
- MP21 Freeport, Mengubah Lahan Gersang Limbah Tambang Menjadi Gesang
- Sekolah Asrama Taruna Papua, Ikhtiar Mendidik Anak-anak dari Suku Terpencil Menembus Garis Batas
- Kolonel Zainal Khairul: Pak Prabowo Satuan Khusus, Saya Infanteri dari 408