Mahasiswa di Palembang Diduga Menerima Kekerasan Fisik Saat Diksar

jpnn.com, PALEMBANG - Fikri (nama samaran), mahasiwa kampus negeri di Palembang diduga mengalami kekerasan fisik saat mengikuti pendidikan dasar (diksar) di unit kegiatan mahasiswa kampus (UKMK), Sabtu (1/10).
Akibatnya, Fikri harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Palembang karena mengalami lebam di muka dan luka akibat sundutan rokok.
Informasi yang dihimpun, Fikri telah mengikuti program diksar sejak Kamis (29/9) di bumi perkemahan (Buper) Gandus.
Setelah Fikri pulang ke rumah, Maimunah - ibu korban mengaku sangat terpukul mengetahui kabar anaknya menjadi korban kekerasan yang dilakukan seniornya.
Terlebih saat dirinya melihat kondisi wajah Fikri dipenuhi lebam dan luka akibat sundutan rokok.
"Kondisi anak saya saat ini jidatnya bengkak, telinga biru semua, mata bengkak, ada sudutan rokok di wajah, kedua lengan biru dan ada banyak bekas pukulan di kepala," ujar dia, Senin (3/10).
Maimunah mengungkapkan Fikri saat ini mengalami kondisi psikis yang buruk sampai berniat tidak ingin melanjutkan kuliah.
"Karena kasus itu anak saya jadi kepikiran untuk putus kuliah. Parahnya saat kejadian Fikri sampai ikut ditelanjangi oleh pelaku," ujar dia menambahkan.
Salah seorang mahasiswa kampus negeri di Palembang diduga mengalami kekerasan fisik saat mengikuti pelatihan diksar UKMK
- Kapolres Cari Akun Penyebar Berita Polsek Cakung Minta Tebusan Mahasiswa yang Ditangkap
- Besok, Mahasiswa Surabaya Bersama Masyarakat Sipil Gelar Aksi Tolak UU TNI
- KIM Indonesia Minta Temuan BPK Soal Dugaan Korupsi di Banggai Ditindaklanjuti
- Demonstran Penolak RUU TNI di DPR Dibubarkan Paksa Aparat
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Universitas Matana Berikan Beasiswa Khusus Bagi Peserta SNBP Lewat Program Tukar Kartu SNBP/SNBT