Mahfud MD Berbicara Blak-blakan soal Korupsi Era Sekarang, Ada Kata Bobrok
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut korupsi pada era reformasi sekarang ini makin luas dibanding zaman Orde Baru.
Dia menyebut pada zaman Orba terjadi korupsi besar-besaran, tetapi itu terkonsentasi dan diatur melalui jaringan korporatisme oleh pemerintahan masa itu.
"Korupsinya dulu dimonopoli di pucuk eksekutif dan dilakukan setelah APBN ditetapkan," kata Mahfud MD dalam siaran persnya, di Jakarta, Rabu (26/5).
Fakta itu menurut dia tak bisa dibantah. Terbukti, orde baru direformasi dan rezim Soeharto secara resmi disebut pemerintahan KKN.
"Penyebutan itu ada di Tap MPR, undang-undang, kampanye politisi, pengamat, disertasi, tesis, dan lainnya," lanjut Mahfud dalam sambutan pada pelantikan Dr Makmun Murad sebagai rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Selasa (25/5).
Namun, kata mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu, setelah reformasi, korupsi makin meluas.
Sekarang ini, katanya, atas nama demokrasi yang diselewengkan, korupsi tidak lagi dilakukan di pucuk eksekutif tetapi sudah meluas secara horizontal kepada oknum-oknum legislatif, yudikatif, auditif dan secara vertikal dari pusat sampai ke daerah-daerah.
"Lihat saja para koruptor yang menghuni penjara sekarang, datang dari semua lini horizontal maupun vertikal," ucap guru besar hukum tata negara Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta itu.
Menko Polhukam Mahfud MD sebut korusi di era reformasi makin meluas dan dilakukan di semua lini, parah deh.
- ICW Muda dan Intelektual Muda Antikorupsi Berdemonstrasi di Gedung KPK, Begini Tuntutannya
- Nasib Bupati Situbondo Karna Suswandi yang Tersangka di KPK
- Desak Mendagri Copot Pj Bupati Lahat, Massa Aksi Sorot Dugaan Korupsi
- Bupati Lampung Timur Diperiksa Jaksa terkait Korupsi Proyek Gerbang Rumah Dinas
- Respons PDIP Semarang soal Kasus Mbak Ita di KPK
- Perhitungan Kerugian Negara Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau Menjadi Rp 162 miliar