Mahfud MD: Dulu Saya Dicaci Maki Nggak Lapor Tuh

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyesalkan permasalahan antara hakim Sarpin Rizaldi dan dua komisioner Komisi Yudisial (KY) yang terus berlanjut ke Bareskrim Polri. Menurutnya, seorang hakim seharusnya tidak perlu menanggapi semua kritik publik atas putusannya.
Mahfud mengaku dirinya juga mengalami hal yang sama saat menjadi hakim konstitusi.
"Pengalaman saya dulu, kalau MK memutus dicaci maki DPR, dicaci pengacara. Orang kalah, kepala daerah yang kalah apalagi. Itu sudah biasa," ujar Mahfud di Jakarta, Kamis (30/7).
Pria asal Sampang, Madura itu mengatakan, kritik dari publik pada pejabat negara adalah pendewasaan demokrasi di tanah air. Karenanya, pelaporan terhadap Suparman Marzuki dan Taufiqurrahman Syahuri seharusnya tidak terjadi.
Ditambah, kata Mahfud, dua komisioner yang memberi pernyataan di media massa itu memang pantas berkomentar karena sesuai dengan bidang pekerjaan yang mengawasi hakim.
"Secara moral, agak berat juga kalau pejabat berkomentar dalam tugasnya lalu dilaporkan. Itu susah ke depan. Negara ini akan maju kalau masyarakatnya berkomentar," imbuhnya.
"Dulu saya dimaki-maki tidak pernah melapor tuh," kata Mahfud, enteng. (flo/jpnn)
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyesalkan permasalahan antara hakim Sarpin Rizaldi dan dua komisioner Komisi Yudisial
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno Raih Cum Laude dan Menjadi Wisudawan Terbaik FISIP UI
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji
- Sambut Ramadan, Ketum Kadin DKI Diana Dewi Ziarah ke Makam Orang Tua
- Sumpah Advokat Razman Arif Dibekukan, Chandra Sampaikan Pendapat Hukum
- Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK Tahap 2 Muncul Jabatan Tampungan, BKN Angkat Suara
- Wamentrans Viva Yoga Mengajak Alumni Cipayung Plus Berkolaborasi Membangun Bangsa