Mahyudin: Keadilan Harus Diwujudkan di Masyarakat

jpnn.com, TRENGGALEK - Wakil Ketua MPR Mahyudin menyebutkan empat sila Pancasila sudah berjalan dengan baik. Hanya keadilan sosial yang masih menjadi persoalan. Pemerintah harus menciptakan rasa adil di seluruh lapisan masyarakat.
“Ketika semua orang merasa adil maka semuanya akan damai. Persoalannya adalah keadilan sosial. Rasa adil ini perlu diciptakan seluruh lapisan rakyat Indonesia,” kata Mahyudin dalam pengantar sosialisasi Empat Pilar MPR di Pendapo Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (17/9/2018).
Sosialisasi yang diadakan Gerakan Sosial Center (GSC) Trenggalek juga menghadirkan narasumber anggota MPR Dr. Gatot Soedjito.
Menurut Mahyudin, salah satu sila Pancasila adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itulah konsep ekonomi yang ditawarkan adalah ekonomi kerakyatan. Tetapi karena tekanan globalisasi, ekonomi Indonesia mengarah pada ekonomi kapitalisme. Kapitalisme inilah yang melahirkan konglomerasi.
“Semula diharapkan adanya trickle down effect, tetapi tetesan ke bawah itu tidak terjadi. Akibatnya gini ratio di Indonesia cukup tinggi. Orang kaya semakin kaya, orang miskin semakin miskin," paparnya.
Karena itulah, lanjut Mahyudin, pemerintah harus mendorong rasa adil yang sama agar masyarakat tidak mudah diadu domba.
“Yang kecil diangkat, yang besar membantu melalui kebijakan pajak. Rakyat kecil disubsidi seperti subsidi pendidikan, kesehatan,” katanya.
Mahyudin mengatakan rasa keadilan ini belum tercapai. Masih ada rakyat yang mengalami busung lapar, tidak menikmati listrik, jalan, transportasi. "Karena keadilan belum tercapai maka menjadi potensi untuk mengadu domba rakyat. (Keadilan) Ini harus diselesaikan. Kecemburuan yang terjadi menyebabkan kita mudah diadu domba," ucapnya.
Empat sila Pancasila sudah berjalan baik. Hanya keadilan sosial masih menjadi persoalan. Pemerintah harus menciptakan rasa adil di seluruh lapisan masyarakat.
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Danantara dan Komitmen Presiden Bagi Hilirisasi SDA-Tanaman Pangan
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak