Makin Banyak Anak Terpapar Covid-19, KPAI Minta Jokowi Segera Evaluasi PTM 100%

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM).
Evaluasi tersebut utamanya dilakukan di tiga provinsi, yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
Hal ini menyusul makin banyaknya kasus Covid-19 di sejumlah daerah yang juga menular ke sejumlah siswa dan guru.
“KPAI mendukung pernyataan Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kebijakan PTM 100 persen demi melindungi peserta didik dan pendidik,” ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangannya, Kamis (3/2).
KPAI mencatat adanya temuan Covid-19 di sejumlah sekolah pada periode 3 Januari hingga 24 Januari 2022.
Di antaranya 90 sekolah di DKI Jakarta , 15 sekolah di Kota Depok (147 siswa positif), satu sekolah di Kota Solo (12 guru atau siswa), satu sekolah di kota Yogyakarta (dua siswa), Kota Bekasi (20 siswa), dan Kota Bogor (45 siswa atau guru).
KPAI juga mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang segera mengevaluasi kebijakan PTM 100 persen setelah terjadi perkembangan kasus Omicron.
Retno melanjutkan, pihaknya juga agar pemerintah belajar dari gelombang kedua, di mana Indonesia saat itu menghadapi banyak kematian.
KPAI meminta Presiden Jokowi untuk segera mengevaluasi kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM).
- Simak Penilaian Gibran tentang Didit Prabowo, Begini
- Lihat yang Dilakukan Gibran saat Mudik ke Solo, Paten!
- Pak Luhut Sudah ke Rumah Jokowi di Hari Pertama, Ada Kompol Syarif
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar