Makin Panas, PM Australia Sebut Alasan Tiongkok Sampah, Konyol dan Terbantahkan

"Kita negara perdagangan terbuka, kawan. Tapi saya tak akan pernah mengorbankan nilai-nilai kita dalam menanggapi tekanan dari siapa pun," ujar PM Morrison kepada stasiun radio 2GB.
Ia menambahkan, terserah pada mahasiswa Tiongkok sendiri untuk memutuskan datang kuliah ke Australia atau tidak.
"Australia menawarkan produk pendidikan dan pariwisata terbaik di dunia," katanya.
"Kemampuan warga Tiongkok untuk memilih datang ke Australia selama ini merupakan keputusan mereka sendiri," kata PM Morrison.
Menanggapi alasan Tiongkok yang menuding Australia tak aman bagi turis dan mahasiswa asal Tiongkok, PM Morrison menyebut alasan itu sebagai "sampah".

"Itu penilaian konyol dan terbantahkan. Pernyataan itu bukan berasal dari pemimpin Tiongkok," ujarnya dalam wawancara terpisah dengan stasiun radio 3AW.
Menurut dia, kekhawatiran yang dilontarkan oleh pemerintah Tiongkok terkait keamanan warganya di Australia adalah urusan pemerintah Tiongkok sendiri.
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison menegaskan negaranya tidak akan tunduk pada ancaman yang dilontarkan Tiongkok terkait perdagangan, pariwisata dan pendidikan
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang