Malaysia Airlines: Kami Dibayangi Kemungkinan Terburuk

jpnn.com - PIHAK Malaysia Airlines dan beberapa pejabat Malaysia menggelar konferensi pres Minggu (9/3) pagi untuk menyampaikan nasib pesawat dengan nomor penerbangan MH370 yang hilang misterius.
Dalam konferensi pers yang dihadiri ratusan awak media dari dalam dan luar negeri itu perusahaan sedang dihantui dengan kemungkinan terburuk dari peristiwa tersebut.
"Kami bersiap dalam kemungkinan terburuk," kata Direktur Penerbangan Sipil Malaysia Azaruddin Abdul Rahman Minggu (9/3).
Menurutnya, meski sudah mencari selama 24 jam lebih, pihaknya belum menemukan tanda-tanda dimana keberadaan pesawat tersebut.
Kepada The Straits Times Azaruddin mengatakan pihaknya kini sudah memperlebar area pencarian di Laut China Selatan dan pantai darat Malaysia.
Bahkan, kata dia Malaysia Airlines menggandeng perusahaan spesialis pemulihan bencana dari Atlanta Amerika Serikat. "Mereka akan membantu Malaysia Airlines mengahadapi saat-saat yang krusial ini," ujarnya. (mas/jpnn)
PIHAK Malaysia Airlines dan beberapa pejabat Malaysia menggelar konferensi pres Minggu (9/3) pagi untuk menyampaikan nasib pesawat dengan nomor penerbangan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Tornado Menyapu Amerika, 55 Juta Jiwa Terancam
- Trump Berulah, Macron Desak Perusahaan Prancis Setop Berinvestasi di Amerika
- Kanselir Jerman Sebut Donald Trump Merusak Tatanan Niaga Global
- Lebih dari 3.000 Orang Tewas Akibat Gempa Myanmar
- Update Gempa Myanmar: Korban Meninggal Dunia Mencapai 2.800 Orang
- Amerika Bakal Persulit Pemohon Visa yang Suka Menghina Israel di Medsos