Malaysia Protes Lahannya Ditanami Karet oleh WNI

“Saya juga tidak mau jika masyarakat saya telantar. Namun, masyarakat juga harus memahami, jangan sampai ada korban yang sia-sia. Mari kita sama-sama mengikuti aturan dan hukum yang berlaku di perbatasan dengan saling menghargai,” katanya.
Patok batas antarnegara, sambungnya, merupakan hal yang sudah disepakati oleh pemerintah Malaysia dan Indonesia.
“Memang di wilayah ada beberapa titik yang bermasalah. Hal ini berarti Malaysia tidak boleh menginjak dan Indonesia juga tidak boleh menginjak. Mari kita sama-sama saling menghargai,” ujarnya.
Di sisi lain, dia mengaku bangga dengan sikap Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili yang langsung turun ke lapangan.
Sementara itu, Atbah mengatakan, kedatangannya untuk bersilaturahmi dengan warga Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk.
“Masyarakat perbatasan harus berhati-hati melaksanakan aktivitas di sekitar perbatasan. Apabila sudah melintas atau beraktivitas di negara lain, maka sudah berlaku hukum internasional,” ujar Atbah. (sairi)
Redaktur & Reporter : Ragil
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Sukseskan Perdamaian, Malaysia Siap Tampung Warga Palestina
- President University dan INTI International University Malaysia Berkolaborasi di Bidang Teknik Sipil
- Lagi-Lagi, Mantan PM Malaysia Tersandung Kasus Korupsi
- Bakal Ada Operasi Pasar di 500 Titik, Harga Sembako Harus Lebih Murah dari Malaysia
- Penyelundupan Pakaian Bekas dari Malaysia di Perbatasan Kalbar Digagalkan Petugas