Maldini Terkenang Saat Selalu Numpang Mobil Radar Sulbar

jpnn.com - MAMUJU - Maldini Pali pulang kampung ke Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (24/9), usai berperan besar mengantarkan Timnas Indonesia U-19 juara AFF Cup U-19. Saat menginjakkan kaki di Bandara Tampa Padang Mamuju, Maldini disambut bak pahlawan yang baru pulang dari medan perang.
Tidak hanya rekan-rekannya, pejabat daerah juga ikut menyambut kedatangan Maldini. Begitu tiba di Mamuju, Maldini meluangkan waktu bertandang ke Redaksi Radar Sulbar (Grup JPNN).
"Setiap mau main di luar kota, sayta selalu pakai mobil Radar Sulbar. Itu tidak bisa saya lupa. Makanya saya datang ke sini," ungkap Maldini Pali, ketika berbincang dengan awak redaksi Radar Sulbar, Selasa (24/9).
Maldini juga mengungkapkan, terakhir kali ia bermain untuk Radar Sulbar pada turnamen sepakbola yang digelar di Mamuju pada April 2013.
"Ini piala terakhir kali saya membawa tim Radar Sulbar sama teman-teman," kata Maldini sambil memperhatikan sebuah piala yang tersimpan di redaksi Radar Sulbar.
Ada satu pengalaman menarik ketika ia dan teman-temannya mengikuti sebuah turnamen sepakbola yang digelar di Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Di tengah perjalanan dari Mamuju ke Polman, mereka harus berjalan kaki beberapa kilo meter di Kecamatan Pambusuang, Polman.
"Mobil Radar yang kami pakai tidak bisa lewat, macet sekali. Tepaksa kami turun dan berjalan kaki. Jalan macet karena ada acara penamatan," cerita Maldini.
Waktu itu, sambung Maldini, saat tiba di Wonomulyo, belum sempat istirahat setelah menempuh perjalanan dari Mamuju, ia dan rekan-rekannya langsung masuk lapangan. "Kalau tidak salah di semi final, kita kalah. Tendangan penalti saya tidak masuk," kenang Maldini.
MAMUJU - Maldini Pali pulang kampung ke Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (24/9), usai berperan besar mengantarkan Timnas Indonesia U-19 juara
- Inilah Rangkaian Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Semarak Prosesi Paskah Semana Santa di Kota Reinha Rosari, Larantuka
- Sang Puspa Dunia Hiburan, Diusir saat Demam Malaria, Senantiasa Dekat Penguasa Istana
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri