'Mana anakku... Mana anakku... Anakku tidak Matikan?'

jpnn.com - SIMANLUNGUN - Kabar kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Riki Pradana Sinaga, 18, langsung sampai ke telinga Sumarni, bibi korban yang juga Pangulu Bah Tobu.
Ia pun langsung bergegas ke tempat kejadian setelah mendapat informasi dari warga terkait aksi pembunuhan sadis itu.
Melihat tubuh dan wajah korban terluka parah, korban pun langsung dilarikan ke RS Horas Insani.
“Tapi karena luka yang dideritanya cukup parah, pihak rumah sakit menyarankan agar korban dirujuk ke RSUD Dr Djasamen saragih Pematangsiantar,” jelasnya.
Namun sayang, saat mendapatkan perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Djasamen Saragih sekira pukul 00.30 WIB pada Sabtu (5/11), nyawa korban tak tertolong.
Riki pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Di rumah sakit, ibu, adik dan kakek korban histeris begitu mengetahui anak dan cucu kesayangannya telah tiada.
Mereka langsung lunglai dan tak sadarkan diri. Begitu sadar kembali, ibunya bernama Legiani berteriak-teriak.
SIMANLUNGUN - Kabar kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Riki Pradana Sinaga, 18, langsung sampai ke telinga Sumarni, bibi korban yang juga Pangulu
- Polisi Ciduk Oknum Guru Ngaji yang Sodomi Bocah Usia 8 Tahun di Makassar
- Polisi Bongkar Sindikat Penadah Mobil Curian di Serang
- 4 Saksi Diperiksa dalam Kasus Pengeroyokan di Kelapa Gading
- Polres Metro Jakbar Tangkap Preman yang Duduki Lahan di Daan Mogot
- Kedapatan Bawa 22 Paket Sabu-Sabu, Dua Pria Ditangkap
- 3 Polisi di Jepara Terbukti Konsumsi Sabu-sabu, Sanksi Menunggu Mereka