Mandiri Layani Transaksi Tunai Rp 2 Triliun per Hari

jpnn.com - JAKARTA –Bank Mandiri (BMRI) rata-rata melayani transaksi tunai Rp 2 triliun per hari. Direktur Operations Bank Mandiri Ogi Prastomiyono menyatakan, transaksi tunai meningkat sejak dua pekan sebelum Lebaran.
Kenaikan itu bisa mencapai 100 persen dibandingkan hari-hari biasa. Mendekati Lebaran, penarikan tabungan atau pencairan deposito diperkirakan meningkat. Bank juga melayani penukaran uang baru yang lazim digunakan dalam momen Lebaran.
Emiten dengan kode perdagangan BMRI tersebut selalu memonitor ketersediaan uang tunai dan layanan perbankan selama Ramadan hingga Lebaran. Secara keseluruhan, Bank Mandiri tahun ini menyiapkan Rp 25,4 triliun uang kartal.
Artinya, sekitar Rp 1,15 triliun uang kartal disediakan bank setiap hari. Dari jumlah itu, sekitar Rp 3,8 triliun digunakan untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di kantor-kantor cabang.
Sementara itu, 85 persen atau Rp 21,6 triliun digunakan untuk mengisi uang tunai di mesin-mesin ATM. ’’Untuk memasok ATM, rata-rata dibutuhkan Rp 2 triliun per hari selama dua pekan sebelum dan setelah Idul Fitri,’’ katanya.
Mandiri juga bergabung dalam upaya Kementerian BUMN untuk mengoperasikan sepuluh ribu unit ATM Himbara Link. ATM bank-bank milik negara tersebut akan ditempatkan dengan rebranding dan relokasi unit ATM. Sepuluh ribu mesin EDC Himbara diharapkan bisa beroperasi tahun ini.
Nanti ada perusahaan switching khusus di bawah holding bank BUMN. Perusahaan switching itu akan mengelola ATM dan EDC. Himbara akan menggunakan jasa perusahaan tersebut. (dee/jos/jpnn)
JAKARTA –Bank Mandiri (BMRI) rata-rata melayani transaksi tunai Rp 2 triliun per hari. Direktur Operations Bank Mandiri Ogi Prastomiyono
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni
- Trump Terapkan Bea Masuk Tinggi ke Produk RI, Misbakhun Punya Saran untuk Pemerintah & BI
- Ekonom Ungkap Komoditas yang Bakal Terdampak Kebijakan Tarif Trump
- Harga Pangan Sejumlah Komoditas Stagnan Tinggi
- H+3 Arus Balik Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Catat ada 94 Ribu Penumpang
- Analis Sebut Kans Ekonomi Indonesia Alami Perkembangan Progresif