Manipulasi Hasil Seleksi CPNS, NIP Dibatalkan
Jumat, 07 September 2012 – 05:09 WIB
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Azwar Abubakar meminta kepala daerah dan kepala instansi pemerintah pusat sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) tidak melakukan manipulasi hasil seleksi CPNS. Sebab, praktik haram tersebut kini bakal lebih mudah dideteksi karena panitia pusat telah menggandeng konsorsium perguruan tinggi negeri untuk mengolah hasil ujian. Tahun ini, seleksi CPNS dihelat serentak 48 instansi pemerintah di pusat dan daerah pada 8 September besok guna memperebutkan 14.560 kursi. Rinciannya, 23 instansi pusat akan merekrut 11.870 orang CPNS dan 21 pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota akan merekrut 2.681 orang CPNS.
"Memang PPK yang mengumumkan hasilnya, tetapi yang mengolah hasil ujian orang lain, sehingga diharapkan tidak terjadi manipulasi. Kalau masih ada yang bermain-main, akan kami tindak tegas," ujar Azwar di kantornya kemarin (6/9).
Baca Juga:
Bila CPNS yang dinyatakan diterima diumumkan sesuai hasil ujian, Azwar meyakini praktik titip-menitip kerabat pejabat yang selama ini terjadi akan hilang. "Kalau anak pejabat tidak lolos ujian CPNS lantas mereka bekerja di swasta, mata rantai dalam pengadaan CPNS yang selama ini sarat KKN akan terputus," terangnya.
Baca Juga:
JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) Azwar Abubakar meminta kepala daerah dan kepala instansi pemerintah pusat sebagai Pejabat
BERITA TERKAIT
- Cerita Nelayan soal Pagar Laut: Dibangun Swadaya untuk Hadapi Abrasi dan Lindungi Tambak Ikan
- Pemerintah Dukung Partisipasi Indonesia di New York Fashion Week
- Tenaga Non-ASN Lolos Seleksi PPPK Kota Semarang Tak Seusai Kualifikasi, Waduh!
- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel, KPK: Kami Menghormati
- PERADI-SAI Serukan Salam Damai dan Persatuan ke Seluruh Advokat
- Wahai Honorer Lulus PPPK 2024, Senyum dong, Ini soal Gaji Perdana