Mantan Model Laporkan Petinggi BIN ke KPK
Kamis, 31 Mei 2012 – 04:46 WIB

Mantan Model Laporkan Petinggi BIN ke KPK
JAKARTA - Seorang wanita cantik berumur matang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang kemarin (30/5). Ternyata wanita yang diketahui bernama Anita Agnes Alexandra itu melaporkan mantan suaminya yang merupakan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) Brigadir Jenderal Polisi berinisial Y lantaran melakukan praktik korupsi. Anita sebenarnya tidak kali ini saja berhubungan dengan pengak hukum. Pasalnya, sebelum datang ke KPK, beberapa hari lalu mantan model itu mendatangi Mabes Polri. Di sana dia mengadu ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri lantaran tingkah suaminya yang kerap melakukan kekerasan rumah tangga.
"Dia banyak korupsi. Misalnya illegal logging. Dia mengatur lelangnya," kata Anita di gedung KPK, Rabu (30/5). Perempuan berperawakan semampai itu mengaku sudah menyerahkan bukti-bukti yang pendukung untuk menejerat suaminya ke KPK
Baca Juga:
Lebih lanjut Anita menerangkan korupsi yang dilakukan suaminya itu saat menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Air dan Udara di Polda Riau pada 2002. . Dia berharap komisi yang dipimpin Abraham Samad itu segera menindaklanjuti laporannya.
Baca Juga:
JAKARTA - Seorang wanita cantik berumur matang mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siang kemarin (30/5). Ternyata wanita yang diketahui
BERITA TERKAIT
- KPJ Healthcare Malaysia Tawarkan Wisata Medis Berkualitas Bagi Pasien Indonesia
- Jelang Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2, Honorer Satpol PP Ajukan 5 Tuntutan, Poin 4 & 5 Menohok
- Tanggapi Kisruh Grup Musik Sukatani, DPR: Kapolda Tidak Bisa Lepas Tanggung Jawab
- Kapolri Jenderal Listyo Tegaskan TNI-Polri tetap Solid Pascainsiden di Mapolres Tarakan
- Wamen Viva Yoga Ajak Perguruan Tinggi Berkolaborasi Membangun Kawasan Transmigrasi
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar