Mantap Mencoblos, Celupkan Semua Jari

jpnn.com - MAKASSAR — Ada-ada saja gaya warga saat mencoblos. Seperti yang terlihat di TPS 17 Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan. Jelang siang tadi, dua tiga warga langsung mencelupkan beberapa jari tangannya pada botol tinta yang tersedia. Padahal lazimnya, jari yang dicelupkan adalah jari kelingking dan itu pun hanya satu jari.
“Loh, loh, kenapa banyak begitu?” tanya seorang petugas TPS, kaget. “Tidakji. Mauja kasih liat orang kalo sudah mantap ikut nyoblos,” jawab Rita, warga Jl Teuku Umar sembari tertawa seperti yang dilansir FAJAR Online (Grup JPNN.com), Rabu (9/7).
Dia mengatakan, kalau hanya satu jari, orang bisa memprediksinya pilih pasangan Prabowo-Hatta, tetapi kalau dua jari, orang akan mengiranya adalah pengikuti Jokowi-JK. “Kalau banyak jari kan tidak ada yang tahu,” lugasnya.
Gaya ini juga diikuti penulis yang langsung turut mencelupkanb lima jari. Spontan, para petugas dan masyarakat pemilih tertawa.
Imran, salah satu petugas TPS 17 mengatakan, pemilu kali ini relatif lancar. Warga juga antusias memilih sejak pagi.”Mungkin karena capresnya duaji, jadi cepat. Ndak perlu antre,” tuturnya. Dia mengatakan, rekapitulasi suara dilakukan pukul 13.15 karena panitia masih akan istirahat selama 15 menit. (yan)
MAKASSAR — Ada-ada saja gaya warga saat mencoblos. Seperti yang terlihat di TPS 17 Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Kejari Aceh Timur Eksekusi 2 Pelaku Judi dengan Hukuman Cambuk
- Program Biru School Alliance Dorong Kesadaran Lingkungan di Sekolah
- Prof Titik Mengkritisi Perluasan Kewenangan Kejaksaan dan Polri
- Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Diapresiasi
- Asap Hitam Membubung Tinggi dari Kebakaran Kilang Cilacap, Pertamina Beberkan Awal Mula Percikan Api
- Suara 4 Distrik di Pilkada Puncak Jaya Tak Direkapitulasi Ulang, LP3KP: Berpotensi Cederai Demokrasi