Manuver Sejumlah Menteri di Munas Golkar Bisa Jadi Bumerang untuk Jokowi

jpnn.com, JAKARTA - Campur tangan kalangan di Istana Negara disebut-sebut ikut dalam pertarungan calon ketua umum di Munas Golkar.
Sejumlah menteri Jokowi bahkan disebut memengaruhi pemilik suara di Munas untuk memilih Airlangga Hartarto.
Menanggapi itu, Direktur Indonesia Public Institute Karyono Wibowo mengatakan seharusnya pemerintah bersikap netral.
Pasalnya, kata dia, jika tidak netral, maka bisa saja menimbulkan kekecewaan kepada faksi yang ada di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.
Di mana, saat ini seluruh kader Golkar menaruh kepercayaan kepada Presiden Jokowi.
"Memang sebaiknya dan idealnya Presiden harusnya netral. Jangan sampai kemudian muncul kekecewaan dari faksi yang ada di dalam Golkar," kata Karyono kepada wartawan, Senin (2/12).
Dia mengingatkan, jika sudah ada pihak yang kecewa maka bisa menyebabkan gejolak politik.
"Kalau ada yang kecewa, bisa menimbulkan gejolak politik. Meskipun, tidak terlalu besar. Ini menimbulkan kegaduhan politik, kebisingan politik, kegaduhan publik," tukasnya.
Sejumlah menteri Jokowi bahkan disebut memengaruhi pemilik suara di Munas Golkar untuk memilih Airlangga Hartarto.
- Prabowo Minta Struktur Komisaris BUMN Dirampingkan, Diisi Profesional
- Airlangga Bantah Akan Mundur dari Jabatan Menteri
- Pelaku Usaha Ritel Optimistis Perekonomian Nasional Capai Target Pertumbuhan 8 Persen
- Luhut dan Airlangga Bentuk Tim Khusus untuk Sikat Penghambat Investasi
- Airlangga Dorong Penguatan Investasi Prancis di RI Melalui Percepatan I-EU CEPA & Aksesi OECD
- Jadi Pemateri di Retret Kepala Daerah, Menko Airlangga Dorong Penciptaan Lapangan Kerja