Pelecehan Seksual Marak, Transjakarta Rekrut 1.801 Karyawan

jpnn.com, JAKARTA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bakal menambah 1.801 karyawan untuk mengisi posisi petugas layanan operasi (PLO) dalam bus.
Penambahan petugas ini untuk mencegah kasus pelecehan seksual tidak terulang kembali.
Seperti diketahui, kasus pelecehan seksual terutama terhadap wanita marak terjadi beberapa waktu terakhir.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor mengatakan perekrutan petugas dalam bus Transjakarta ini diharapkan bisa meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan.
"Ini salah satu upaya penting yang kami lakukan untuk memastikan kenyamanan dan kenyamanan pelanggan berjalan dengan baik,” ucap Anang dalam keterangannya, Rabu (3/8).
Dia menjelaskan petugas tersebut tak hanya untuk membantu pelanggan menggunakan Transjakarta, tetapi juga bergerak cepat menangani kasus dugaan pelecehan seksual atau tindakan yang tidak diinginkan.
Penempatan PLO ini diharapkan bisa mengurungkan para pelaku yang ingin melakukan tindakan asusila di transportasi umum.
“Petugas kami siap membantu apabila pelanggan merasa ada gangguan keamanan dan kenyamanan pelanggan. Kami mengimbau pelanggan bisa melaporkan agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) bakal menambah 1.801 karyawan untuk mengisi posisi petugas layanan operasi (PLO) dalam bus.
- Remaja Pelaku Pencabulan 16 Anak di Pinrang Diringkus Polisi
- Transjakarta Perpanjang Waktu Operasional Menuju Stasiun, Pelabuhan, dan Terminal
- AstraPay Catat Peningkatan Transaksi di Kuartal Pertama, Sektor Ini Naik 19 Persen
- Simak Layanan Bus Transjakarta untuk Nonton Pertandingan Indonesia vs Bahrain
- Ayah Lecehkan Anak Tirinya di Pasar Minggu Ditangkap Polisi
- Akbar Supratman: MPR Akan Mengawasi Pencairan THR Karyawan, Ojol, dan Kurir Online