Mario Rivaldi, Putra Petir Kreator Sepeda Motor Listrik
Belum Lahir Sudah Dipesan 1.000 Unit oleh PLN
Sabtu, 11 Agustus 2012 – 00:00 WIB

Mario Rivaldi (dua dari kiri), usai pertemuan dengan Presiden SBY (kiri) dan Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) di Istana Negara Jogja 25 Mei 2012 lalu. Foto; Abror Rizki/Rumgapres
Yang membanggakan pada ABYOR adalah system charging-nya yang tidak menggunakan kabel, melainkan sudah menerapkan konsep plug-in atau langsung colok dari bagian depan kendaraan. "Ini adalah sistem charging generasi ketujuh yang kami kembangkan. Di dunia, belum pernah ada yang seperti ini. Jadi, inilah untuk kali pertama teknologi kita lebih maju dari Jepang maupun Amerika," ujarnya bangga.
Dari sisi kesiapan infrastruktur, ABYOR juga sangat siap. Sebab, saat ini jaringan PT Betrix Indonesia sudah tersebar di berbagai wilayah. Total ada 29 diler Betrix yang meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Riau, Sumatera Barat, hingga Manado.
Totalitas dan kompetensi Mario dalam pengembangan sepeda motor listrik pun sudah diakui hingga level internasional. Karena itu, tidak mengherankan jika bapak dua anak tersebut sempat beberapa kali diundang untuk menjadi pembicara tamu (guest speaker) dalam ajang prestisius seperti Geneva Motor Show di Swiss pada Maret 2008 dan acara PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), yakni UN Summit of Global Climate Change di Bali pada Juni 2008. (*/c5/ari)
Di antara lima Pandawa Putra Petir, ada sosok muda bernama Mario Rivaldi. Dialah kreator ABYOR, sepeda motor listrik pertama produk asli Indonesia.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara