Markas DPC PDIP Samarinda Dirusak, terkait Pilkada?

jpnn.com - SAMARINDA – Kantor DPC PDIP Samarinda di Jalan A Yani diserang sekelompok orang, Selasa (4/8) dini hari. Menggunakan belasan sepeda motor, para penyerang melempar batu ke markas partai banteng moncong putih itu.
Dari sembilan jendela kaca, tiga rusak parah. Satu mobil partai tak luput dari lemparan batu. Diduga penyerangan ini buntut dari calon tunggal pilkada setempat.
Dani, penjaga kantor yang tinggal bersama istri, anak dan cucunya itu pun terkejut. Dia segera keluar dari kamar yang tak jauh dari pintu utama. “Saya keluar mereka sudah lari. Saya enggak sempat lihat wajahnya,” ungkapnya.
Dani tak berani menyentuh tempat kejadian perkara. Dia hanya bisa melihat kaca berserakan di teras kantor, pun begitu dengan batu-batu yang dilemparkan oknum tak dikenal.
Peristiwa dini hari itu mengundang tanya, apakah ini merupakan akibat PDIP tak ikut mendaftar di KPU Samarinda, Senin (3/8).
Ketua DPC PDIP Siswadi menolak jika kasus ini langsung dikaitkan dengan urusan pilkada. “Biar aparat mengusut, bukan kewajiban kami menyambungkan-nyambungkan,” tegasnya.
Wakil Ketua DPRD itu enggan membahas lebih lanjut mengenai penyerangan markas banteng Samarinda. “Biarkan polisi bekerja,” tegasnya sekali lagi.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Setyobudhi Dwi Putro saat ditemui sejumlah awak media di Kantor Gubernur menyebut, pengerusakan sekretariat PDIP di Jalan Ahmad Yani, Sungai Pinang, Samarinda sedang dalam proses penyelidikan. "Itu dilakukan orang tak dikenal (OTK). Makanya kami cari informasi," ujar Setyobudhi.
SAMARINDA – Kantor DPC PDIP Samarinda di Jalan A Yani diserang sekelompok orang, Selasa (4/8) dini hari. Menggunakan belasan sepeda motor,
- PAN Dukung Prabowo Jadi Capres 2029, Ahmad Sahroni: Masih Dini untuk Bicara Pilpres
- Sahroni Nilai Pertemuan Sespimmen Polri dengan Jokowi Kurang Pas, Begini Alasannya
- Buka Pendidikan untuk Kader Muda Golkar, Bahlil Sebut Misbakhun Sosok Pemenang
- Irving Siap Cabut Gugatan PSU Pilkada Siak yang Diajukan Wakilnya di Sidang Perdana
- Hari Kartini, Widya Desak Pemulihan Hak Perempuan eks Pemain Sirkus yang Dieksploitasi
- PAN Belum Dukung Gibran, Deddy PDIP: Mungkin Mereka Punya Kader Mendampingi Prabowo