Marquez Memprovokasi Rossi? Berikut Ini Pembelaan Honda

jpnn.com - SEPANG - Tim Repsol Honda akhirnya buka suara setelah selama ini pernyataan lebih banyak dari kubu Valentino Rossi dan Yamaha. Vice President Honda Racing Corporation Shuhei Nakamoto mengatakan bahwa Marquez tidak berniat memancing amarah Rossi.
“Dia selalu balapan dengan mengerahkan 100 persen kemampuannya. Itu memang gaya dia dan karena itu kita semua, para fans, mencintainya,” kata Nakamoto seperti dikutip Motorcyclenews, Senin (2/11).
Nakamoto juga menyebut bahwa asumsi adanya konspirasi memenangkan Lorenzo tidak tepat. Sebab, justru di GP Australia Marquez meraih juara (Lorenzo kedua). Dengan begitu, Marquez justruberhasil memotong 5 poin yang bisa direbut Lorenzo.
Jika pembalap 22 tahun itu memberikan gelar juara GP Australia pada Lorenzo, gap poin Rossi dan Lorenzo justru pasti bakal lebih dekat. Begitu juga terkait insiden di Sepang. Tidak benar bahwa Marquez menunggu Rossi.
“Marquez membuat kesalahan di awal balapan. Ini membuat Lorenzo menyalipnya. Kemudian datanglah Valentino sehingga mereka berdua terlibat dalam perebutan tempat ketiga. Pertarungan mereka memang ekstrim tapi tetap safe,” paparnya.
Perebutan tempat ketiga itu membuat jarak antara Rossi-Marquez semakin jauh dari Lorenzo-Pedrosa. Itu bagian dari konsekuensi balapan. Sebab, Marquez juga menginginkan posisi ketiga itu.
“Kami percaya bahwa kedua pembalap sebenarnya sudah bertarung hingga maksimal. Tidak ada yang sengaja melambat. Ini adalah balapan. Jika kamu memiliki dua bakat besar balap dunia, kita akan melihat pertarungan yang luar biasa,” katanya. (jon/jpnn)
SEPANG - Tim Repsol Honda akhirnya buka suara setelah selama ini pernyataan lebih banyak dari kubu Valentino Rossi dan Yamaha. Vice President Honda
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Jafar/Felisha dan Rehan/Gloria Kompak Tembus Perempat Final German Open 2025
- PP POTSI Mulai Jaring Atlet Teqball untuk Persiapan Asian Youth Games 2025
- Bejo Sugiantoro Meninggal, Kehilangan Terdalam Striker Persib
- Dean James Pamer Skill Lawan PSV Eindhoven, Calvin Verdonk Wajib Waspada
- Harapan Bojan Hodak saat Persib Jumpa Persebaya di Awal Ramadan
- Jadwal 16 Besar German Open 2025: 4 Wakil Merah Putih Berjuang