Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump

Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Marwan Cik Asan. Foto: supplied

Sementara, industri pengolahan yang banyak bergantung pada ekspor ini menyerap sekitar 13,28 persen tenaga kerja Indonesia pada tahun 2023, sehingga dampak dari kebijakan ini bakal dirasakan oleh jutaan pekerja di sektor tersebut.

Di sisi lain, Marwan menilai riset yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU) memperkirakan dampak kebijakan Trump terhadap Indonesia tidak akan sebesar dampak yang dirasakan oleh negara-negara Asia Pasifik lainnya seperti China, Jepang, dan Vietnam.

Marwan menjelaskan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Amerika Serikat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Indonesia pada tahun 2023 dan 2024 berturut turut  sebesar 11,97 miliar dolar AS dan 16,08 miliar dolar AS, yang masih lebih kecil dibandingkan dengan defisit yang dialami AS terhadap China, Jepang, dan Vietnam.

Meski dampak langsung terhadap Indonesia kemungkinan tidak sebesar negara lain, Marwan menilai tetap ada potensi dampak tidak langsung yang juga perlu diwaspadai.

Menurut dia, jika ekspor dari negara-negara mitra dagang utama Indonesia seperti China dan Jepang ke AS menurun akibat kebijakan ini, maka permintaan mereka terhadap produk Indonesia juga dapat ikut menurun.

"Hal ini berisiko menghambat pertumbuhan sektor industri dalam negeri yang bergantung pada rantai pasok global," tutur Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI itu.

Dia pun menyarankan pemerintah mengadopsi langkah-langkah strategis guna memitigasi dampak negatif dari kebijakan tarif timbal balik AS. Salah satunya, mendiversifikasi pasar ekspor, mengurangi ketergantungan pada AS dengan memperluas hubungan dagang dengan negara-negara lain.

Marwan menyebut perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara potensial dapat menjadi salah satu solusi untuk mengamankan pasar alternatif bagi produk-produk ekspor Indonesia.

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Cik Asan mendorong pemerintah RI mengantisipasi dampak kebijakan tarif impor baru yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News