Marzuki Acak-acak Peta Dukungan
Sabtu, 22 Mei 2010 – 14:18 WIB
BANDUNG - Kongres II Partai Demokrat makin seru. Di luar dugaan, kandidat ketum Demokrat Marzuki Alie mampu mengubah peta dukungan. Dikabarkan, pada Jumat (21/5) malam Marzuki mengumpulkan para pengurus DPC dan DPD di sebuah hotel di Bandung. Yang mengejutkan, dia mampu mengumpulkan sekitar 200 DPC. Menyikapi situasi seperti itu, AM memanfaatkan waktu skors 2 jam untuk mengumpulkan sekitar 180-an pengurus DPC/DPD di Kampung AM, lokasi markas pendukungnya. Usai melakukan pertemuan tertutup, AM keluar dari markas dengan diiringi massa pendukungnya, jalan kaki menuju lokasi Kongres, Hotel Mason Pine, Parahiangan. Sembari berjalan, massa pendukungnya mengelu-elukan AM.
Informasi yang dihimpun JPNN, banyak pendukung Anas Urbaningrum (AU) yang lompat pagar ke kubu Marzuki. Sebagian dari pendukung AM dikabarkan juga ada yang lagi ke kubu Marzuki. Dengan modal dukungan itu, kini pertarungan bukan lagi antara AM dengan AU, melainkan antara Marzuki dengan AM.
Baca Juga:
Dengan dukungan sekitar 200 DPC/DPD itu, Marzuki mampu membuat sidang untuk pembahasan tatib dan jadwal sidang, Sabtu (22/5) siang ini menjadi deadlock. Pasalnya, kubu AM ngotot proses pengambilan keputusan mengenai susunan jadwal pemilihan ketum, dilakukan secara aklamasi, Sedang kubu Marzuki kukuh minta voting. Susunan jadwal yang dierdebatkan, pemilihan ketum dilakukan lebih awal atau dilakukan di hari terakhir Kongres.
Baca Juga:
BANDUNG - Kongres II Partai Demokrat makin seru. Di luar dugaan, kandidat ketum Demokrat Marzuki Alie mampu mengubah peta dukungan. Dikabarkan, pada
BERITA TERKAIT
- DKPP Periksa Ketua-Anggota KPU, Ini Perkaranya
- Menyikapi Pernyataan Effendi, Guntur Romli Yakin Status Tersangka Hasto Sebagai Orderan Politik
- Indonesia Jadi Anggota BRICS, Marwan Cik Asan: Ini Langkah Strategis!
- Sultan Sebut Sawit Bisa Jadi Modal Soft Power Indonesia Dalam Geopolitik Global
- Agenda HUT PDIP Tidak Mundur Meski Hasto Menghadapi Persoalan di KPK
- Jumlah Anggota Koalisi Parpol di Pilpres Perlu Diatur Mencegah Dominasi