Marzuki Tak Percaya KPK Lagi
Jumat, 29 Juli 2011 – 15:53 WIB

Marzuki Tak Percaya KPK Lagi
JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengakuan Marzuki itu menyusul pernyataan Muhammad Nazaruddin yang menyebut pimpinan KPK Chandra M Hamzah dan Deputi Penindakan Ade Raharja pernah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum guna membahas kasus korupsi. "Yakni kehilangan kepercayaan pada KPK. Karena kekecewaan demi kekecewaan berlangsung terus terhadap lembaga negara ad hoc itu, maka tidak perlu disesalkan jika nantinya ada desakkan agar KPK dibubarkan dan tugas-tugas KPK dikembalikan ke lembaga semula dengan format yang diperbaharui," ungkap mantan Sekjen PD itu.
"Terus terang, setelah adanya pernyataan Nazar yang mengungkap ada pertemuan Chandra M Hamzah dan Ade Raharja dengan Anas Urbaningrum membahas isu suap di sejumlah proyek APBN, mendorong kita tidak percaya lagi pada KPK," kata Marzuki Alie, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Jumat (29/7).
Soal hilangnya rasa kepercayaan terhadap KPK ini, lanjut dia, barangkali juga terjadi di kalangan masyarakat luas yang merindukan KPK berfungsi sesuai dengan yang amanatkan UU. Marzuki yakin masyarakat luas merasakan hal yang sama.
Baca Juga:
JAKARTA - Ketua DPR RI Marzuki Alie mengaku telah kehilangan kepercayaan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pengakuan Marzuki itu menyusul
BERITA TERKAIT
- Soedeson Tandra DPR Sikapi Aksi Penyerangan Oknum TNI ke Polres Tarakan, Simak
- Soal Kabinet Gemuk, Prabowo: Kalau Isinya Banyak Orang Hebat, Kenapa?
- Data Resmi BKN Jumlah PPPK Paruh Waktu dari Seleksi Tahap 1, Lebih Banyak
- PN Jakbar Tunda Putusan Perkara Gugatan Lahan di Daan Mogot
- Polres Tarakan Diserang Oknum TNI, Kapolda dan Pangdam Langsung Angkat Bicara
- APJATI Antusias Sambut Pembukaan Penempatan PMI Sektor Domestik ke Timur Tengah