Mas Hasto Puji Semangat PSBI Bantu Pemerintahan Jokowi

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Harmoni One Hotel, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (12/12). Hasto pun memuji PSBI yang mampu mendukung program milik Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Namun, Hasto menyampaikan pantun sebelum berpidato panjang di hadapan ratusan peserta Rakernas PSBI. Setidaknya dua pantun disampaikan Hasto di dalam pidatonya.
"Datang ke Batam menghadiri Rakernas keluarga Simbolon, hati saya pun rasanya plong. Salam hormat bagi Ketum Doktor Effendi Sakti Simbolon, kepemimpinanmu bikin terbengong-bengong," kata Hasto di Batam, Kamis (12/12).
Setelah itu, Hasto pun menyampaikan pantun keduanya. Kali ini, pantun kedua berisikan pujian kepada Rakernas PSBI yang dianggap visioner dan membumi.
"Rakernas PSBI visioner dan membumi. Bangun persatu paduan keluarga Simbolon penuh kompetensi diri. PSBI patriot sejati, dari Samosir menyebar ke seluruh negeri," ucap Hasto berpantun.
Setelah berpantun, Hasto menyebut PSBI sudah banyak mendukung kebijakan Jokowi. Contohnya, PSBI bisa membentuk manusia handal dengan mempertahankan kebudayaan lokal.
"Kalau saya lihat, boleh jadi orang Batak pendidikannya S3, profesor, dari luar negeri, tapi selalu memiliki akar kebudayaan yang kuat. Tidak pernah melupakan kebudayaannya. Hubungan kerabatannya sungguh luar biasa," ungkap Hasto.
"Ini bisa menjadi inspirasi. Karena ketika kita mengorganisir diri dengan visi yang jelas, yang tadi disampaikan kaitannya untuk mendukung kebijakan Pak Jokowi, agar manusia-manusia yang handal tercipta melalui PSBI," lanjut dia.
Hasto menyampaikan pantun sebelum berpidato panjang di hadapan ratusan peserta Rakernas PSBI.
- NasDem Menghormati Jika Jokowi Pilih Gabung PSI
- Hasil Survei Cigmark Tentang Ketua Wantimpres, Setia Darma: Jokowi Cocok dan Layak
- Apakah Jokowi Akan Bergabung dengan PSI? Begini Analisis Pakar
- Jaksa KPK Mengakui Delik Perkara Hasto Bukan terkait Kerugian Negara
- Sinyal Jokowi Gabung PSI Makin Kuat, Golkar: Pasti Ada Hitungan Politik
- Guntur Romli Tuduh KPK Pakai Cara Kotor untuk Ganggu Pembelaan Hasto