Mas Ibas Diserang, Irwan Demokrat Bilang Begini

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekertaris Jenderal DPP Partai Demokrat (Wasekjen PD) Irwan angkat bicara atas sindiran sejumlah elite pendukung pemerintah, kepada Ketua Fraksi PD di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono.
Edhie yang karib disapa Mas Ibas itu diserang karena memuji perekonomian era Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tidak lain ayahnya sendiri.
Irwan menegaskan pernyataan pihak yang menyindir Ibas itu memperlihatkan mereka kurang menerapkan budaya literasi dan tabayun terhadap suatu informasi.
"Justru yang terkesan kurang budaya literasi dan tabayun sehingga pernyataannya menjadi liar dan menggelitik akal sehat," kata Irwan dalam keterangannya, Sabtu (8/8).
Irwan menegaskan pidato Ibas tidak menyerang siapa pun termasuk personal.
"Seharusnya mereka bisa baca konteks pidato secara utuh," ungkap anggota Komisi V DPR itu.
Irwan pun mengingatkan seharusnya dalam setiap menanggapi suatu informasi tidak hanya direspons secara agresif dan bersikap asal pimpinan senang saja tanpa mencermati konteksnya secara utuh.
"Menurut saya adalah respons terburu-buru tanpa budaya literasi yang kuat terhadap rekam sejarah perekonomian Indonesia, dan juga sebuah sikap yang asal pimpinan (bapak) senang (ABS) saja tanpa bisa melihat secara jujur konteks dari yang disampaikan Mas Ibas," kata legislator asal Kalimantan Timur itu.
Wasekjen DPP PD Irwan menyatakan pihak yang menyerang Mas Ibas kurang menerapkan budaya literasi.
- Waka MPR Ibas Berharap Sekolah Rakyat Dibangun di Pacitan, Minta Bupati Siapkan Lahan
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Waka MPR Ibas Komitmen Kawal Program Cek Kesehatan Gratis Merata di Seluruh Indonesia
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka