Masa Tenang Pilkada, Polda Sumsel Pertebal Pengamanan Pilkada hingga ke Kepelosok

jpnn.com, PALEMBANG - Untuk mengantisipasi terjadinya konflik di tengah masyarakat selama masa tenang hingga tahapan Pilkada selesai, Polda Sumatera Selatan akan mempertebal keamanan hingga ke wilayah pelosok.
Upaya menjaga keamanan tersebut dimulai dengan menggelar patroli sekala besar yang telah dilakukan oleh satuan pengamanan dari TNI/Polri.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi menerangkan bahwa selama masa tenang berlangsung, seluruh tim pemenangan dari para pasangan calon baik Bupati, Wali Kota hingga Gubernur untuk menjaga situasi yang kondusif dan tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.
Ia meminta tak ada lagi kampanye terselubung maupun dukungan yang digerakkan dari bawah agar tidak menimbulkan gejolak.
"Yang mau berkampanye sudah lewat, yang mau mencari dukungan sudah lewat sekarang mari jaga ketenangan," terang Andi, Selasa (26/11/2024).
Jenderal bintang dua ini pun telah memetakan wilayah yang dapat menimbulkan terjadi konflik.
Selain itu, potensi hasil hitung suara yang ditolak, atau calon yang merasa tidak terpilih merasa dicurangi juga tak lepas dari pengamatan mereka.
Ia meminta agar seluruh leading sektor ikut mengawasi bersama. Di mana hasil Pilkada harus dilakukan sanggahan melalui proses hukum yang berlaku.
Selama masa tenang, Polda Sumsel akan mempertebal pengamanan Pilkada hingga ke wilayah pelosok.
- 880 Peserta Program Mudik Gratis dari Pemprov Sumsel Berangkat
- Soal Kasus Konten Rendang Willie Salim, Irjen Andi Rian Bilang Begini
- Usut Kasus Konten Rendang Willie Salim, Polda Sumsel Periksa Saksi dan Pelapor
- Bocah SD yang Tenggelam di Sungai Saka Selabung Akhirnya Ditemukan
- Polda Sumsel Bakal Panggil Willie Salim Terkait Konten 200 Kg Daging Rendang
- Gara-Gara Konten, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel