Maskapai Malaysia Terpaksa PHK Ratusan Karyawan Gegara Virus Corona
Selasa, 29 September 2020 – 05:57 WIB

Pesawat AirAsia terlihat terparkir di Bandara Internasional Kuala Lumpur 2, saat perintah kontrol pergerakan akibat penyebaran penyakit virus korona (COVID-19), di Sepang, Malaysia, Selasa (14/4/2020). Foto: REUTERS/LIM HUEY TENG
"Saya tidak tahu kapan kami akan terbang. Kami pikir, yang terbaik adalah berhemat dan kami berharap bisa memberikan kepastian kepada masyarakat," kata Chief Executive Officer Benyamin Ismail.
Bernama melaporkan bahwa gaji akan ditinjau, dan beberapa staf akan ditawari mengambil cuti tanpa dibayar, kemungkinan untuk jangka waktu enam bulan atau sampai situasinya membaik.
PHK AirAsia Malaysia kemungkinan akan selesai pada akhir September, sementara staf AirAsia X yang terkena dampak akan diberhentikan pada akhir Oktober. (ant/dil/jpnn)
Pandemi virus corona sangat keras menghantam maskapai penerbangan Malaysia yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan karyawan
Redaktur & Reporter : Adil
BERITA TERKAIT
- Politikus PDIP Yakin Badai PHK Tak Berhenti di PT Sritex
- Berkaca dari Kasus PT Sritex, Pemerintah Diminta Perhatikan Industri Padat Karya
- Menaker: Karyawan PT Sritex yang di-PHK Bisa Kembali Bekerja 2 Minggu Lagi
- Punya Prestasi Bagus, Fly DBA Indonesia Raih Penghargaan Tertinggi dari Saudia Airlines
- Menekraf Gandeng Maskapai Penerbangan untuk Majukan Ekonomi Kreatif Indonesia
- Garuda Indonesia Berencana Menambah 15 hingga 20 Pesawat Tahun Depan