Masyarakat Banyak tak Mudik Karena Takut Denda Rp100 Juta
Rabu, 20 Mei 2020 – 12:40 WIB

Sejumlah pemudik berusah mengelabui petugas. Foto: Antara
"Masih ada responden yang tidak patuh pada imbauan pemerintah. Jumahnya mencapai 6,6 persen," ucap Edi.
Menurut pakar hukum ilmu kepolisian dari Universitas Bhayangkara ini, responden menyebut nekat mudik karena penjagaan belum ketat saat pemerintah baru menetapkan PSBB. Sejumlah responden juga mengaku mudik karena menjadi korban PHK dan tidak ada aktivitas di perantauan.
"Kami melibatkan partisipasi mahasiswa dan masyarakat dalam penelitian ini," pungkas Edi.(gir/jpnn)
Mereka menyebut nekat mudik karena penjagaan belum ketat saat pemerintah baru menetapkan PSBB. Sejumlah responden juga mengaku mudik karena menjadi korban PHK dan tidak ada aktivitas di perantauan.
Redaktur & Reporter : Ken Girsang
BERITA TERKAIT
- Dedi Mulyadi: Mudik Lebaran 2025 Jauh Lebih Baik Dibandingkan Tahun Sebelumnya
- Arus Mudik Lebaran 2025 Terkendali, ASDP Apresiasi Dukungan Semua Pihak
- Kapolda Riau Pastikan Antisipasi Bencana di Jalur Riau-Sumbar
- Arus Mudik, InJourney Pastikan Kesiapan 37 Bandara di Seluruh Indonesia
- One Way Nasional di Tol Cikatama-Kalikangkung Dihentikan
- Pupuk Kaltim Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan