Masyarakat Lembata Diajak Promosikan Wisata Lokal Lewat Medsos

Ada baiknya media sosial digunakan sebaik-baiknya agar bisa bermanfaat.
"Apa yang terjadi dalam keseharian sebagai orang Lamaholot, Lembata dan Indonesia selalu berlandaskan Pancasila, tentu penting untuk mengamalkannya juga ketika bermedsos," jelas Elmo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/9).
Sementara, Alfred Ike Wurin selaku ketua bidang media LSM Barakat mengajak masyarakat untuk berhati-hati dan menjaga data pribadi di media sosial.
Tidak boleh sembarangan mengunggah data pribadi karena bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan dapat merugikan pengguna.
“Tidak semua aktivitas pribadi maupun sosial harus di-publish di media sosial,” tambah Alfred.
Pegiat literasi digital Soni Mongan menjelaskan etika merupakan dasar dari munculnya sebuah budaya.
Aspek tersebut tidak kalah penting dengan nilai budaya itu sendiri.
Di zaman modern yang serba digital ini, disayangkan banyak pihak melanggar nilai dari etika di media sosial.
Masyarakat Lembata diajak mempromosikan wisata lokal lewat medsos daripada mengunggah informasi yang berbau ujaran kebencian
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Mahasiswa Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi Hoaks di Medsos
- Minta Korlantas Polri Tindak Pelaku Bus Oleng, Sahroni: Cabut SIM Sopir dan Tegur PO-nya
- Gerakan Pemuda Al Washliyah: Rakyat Masih Butuh TNI & Polri
- Viral Kesalahan Penulisan Aksara Jawa, Disdikbud Jateng Minta Maaf
- Pakar Ingatkan Dampak Jangka Panjang Boikot yang Ditunggangi Kepentingan Bisnis