Masyarakat Sehat Akan Menguntungkan Ekonomi Negara

jpnn.com, MALANG - Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) harus terus digalakkan di masyarakat. Sebab masyarakat yang sehat akan memberi keuntungan bagi negara.
"Masyarakat yang sehat akan banyak menguntungkan bagi negara. Karena masyarakat yang sehat tidak menjadi beban bagi negara bahkan produktifitasnya akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Anggota Komisi IX DPR RI Ahmad Zainuddin saat memberi sosialisasi Germas di Kota Malang, Jawa Timur.
Sementara masyarakat yang sakit, lanjut dia, akan sebaliknya menjadi beban bagi negara dan membuat ekonomi jadi sulit karena masyarakat menjadi tidak produktif akibat sakit.
"Karena itulah pentingnya masyarakat terus disadarkan untuk hidup dengan pola sehat," imbuhnya.
Zainuddin memberikan ilustrasi, kemajuan negara-negara maju di dunia senantiasa linear dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) warga negaranya yang tinggi. Sementara pada negara terbelakang dan berkembang, IPM warga negaranya masih rendah. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kesehatan masyarakat memiliki korelasi dengan pembangunan ekonomi nasional.
"Sehingga program Germas harus terus disosialisasikan kepada masyarakat. Apalagi lingkungan dunia saat ini juga berubah dengan cepat karena pembangunan. Ada perubahan iklim dan pemanasan global. Pola hidup sehat masyarakatpun ikut terdampak," pungkasnya.
Germas sendiri merupakan gerakan nasional yang diprakarsai Presiden Joko Widodo yang mengedepankan upaya promotif dan preventif. Termasuk melibatkan seluruh komponen bangsa dalam membumikan paradigma sehat.(jpnn)
Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) harus terus digalakkan di masyarakat. Sebab masyarakat yang sehat akan memberi keuntungan bagi negara.
Redaktur & Reporter : Friederich
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Misbakhun Buka-bukaan Data demi Yakinkan Pelaku Pasar di Bursa
- Aksi Tolak RUU TNI Masih Berlangsung, Sejumlah Pedemo Dibawa Sukarelawan Medis
- RUU TNI Disahkan Jadi UU, Sekjen KOPI Kecam Segala Bentuk Aksi Kekerasan yang Mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa
- DPR Segera Bahas RKUHAP, Muncul Penegasan Penyidikan Harus Pakai CCTV
- Enggan Tanggapi Pengesahan UU TNI, Prabowo Hanya Tersenyum dan Lambaikan Tangan