Mata Mustafa Sudah Rabun, Tetap Melaut Demi Enam Anaknya
Senin, 28 Agustus 2017 – 00:52 WIB

Mustafa Tanoi (ketiga dari kanan, berkaus biru)) bersama istri dan anak-anaknya didampingi sejumlah anggota Komunitas Kasbi di depan rumah mereka, Minggu (27/8). Foto: SAHRIL SAMAD/MALUT POST/JPNN.com
”Alhamdulillah, semoga ini memang jalan dari Allah untuk kami. Semoga semua kebaikan dibalas dengan kebaikan pula,” tandas Mustafa mensyukuri nikmat-Nya.(cr-07/kai)
Mustafa Tanoi merupakan nelayan yang matanya sudah rabun. Setiap hari, ia harus memutar otak memberi makan istri dan anak-anak yang masih kecil-kecil.
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara