Mata Uang Digital Cryptocurrency Alami Penurunan Tajam

"Kami telah melihat keterlibatan massa. Kami telah melihat tahap hysteria. Kami telah melihat tahap tren, dan sekarang mata uang digital ini masuk ke radar regulator sebagai bagian dari gambaran yang lebih besar."
Cryptocurrency diprediksi berakhir
Penurunan dalam harga muncul setelah seseorang yang disebut sebagai investor paling optimistis di dunia, yakni Warren Buffet, berujar "Saya bisa mengatakan dengan hampir pasti bahwa cryptocurrency akan berakhir buruk".
Pernyataan itu juga sesuai dengan sebuah laporan baru di Journal of Monetary Economics, yang menunjukkan bahwa harga awal bitcoin yang tinggi, yang pada awalnya mendorongnya hingga lebih dari $ 1.000 (atau setara Rp 10 juta) di tahun 2013 lalu, dimanipulasi oleh salah satu dari dua aktor.
Perputaran harga yang besar seperti ini juga menimbulkan banyak pertanyaan tentang kegunaan cryptocurrency sebagai alat tukar. Sulit untuk menyepakati harga jika mata uang digital ini bergerak sangat cepat.
Australia berusaha mengikuti Jepang dalam mengatur cryptocurrency.
Perundang-undangan lolos di Parlemen Australia, sebuah aturan yang akan memaksa pertukaran cryptocurrency untuk mengungkap rincian investor dan transaksi.
Badan pemberantasan kejahatan keuangan Australia AUSTRAC akan bertugas mengawasi perdagangan untuk menghentikan cryptocurrency digunakan sebagai sarana pencucian uang dan pendanaan terorisme.
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi