Mau Mandi di Sungai, Warga Temukan Meriam

jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Warga menemukan peluru meriam (shrapnel) di Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peluru meriam tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak mandi di sungai di Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara.
"Saksi kemudian memberitahukan salah satu temannya dan mengecek benda tersebut menggunakan alat detector miliknya dan meyakini benda tersebut berbahan besi," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Eko Yusmiarto, Jumat.
Dia mengatakan saksi bersama temannya kemudian membawa benda tersebut ke rumahnya dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Saat berada di rumahnya, saksi kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas untuk mengamankan barang tersebut. Polres Lombok Tengah bersama Tim Gegana Satbrimob Polda NTB langsung menuju ke TKP," terangnya.
Dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim Gegana panjang meriam tersebut sekitar 50 centimeter dan berat kurang lebih 20 kilogram.
"Kesimpulannya benda tersebut berupa proyektil high exsplosive dan harus segera dilakukan pendisposalan," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat apabila menemukan benda hal serupa lagi agar segera melaporkan ke pihak kepolisian.
Peluru meriam pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang hendak mandi di sungai.
- H-5 Lebaran, Sungai Musi Mengalami Pasang Setinggi 3,4 Meter
- Kasus Oknum TNI Tembak 3 Polisi Bukan Masalah Antarinstitusi, Seorang Brimob Tersangka
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- Oknum Brimob Tembak Warga di Sulut, Legislator Gerindra: Tindak Tegas Pelaku
- Oknum Brimob Diduga Tembak Mati Warga di Lokasi Tambang Emas Ratatotok
- Brimob Dikerahkan ke Ibu Kota Nusantara, Ada Apa?