Mau Salatkan KH Sahal, Warga Diminta Hindari Jalur Pantura

jpnn.com - JAKARTA - Sekretaris Pribadi Almarhum KH Sahal Mahfudh, Muhammad Najib menghimbau kepada warga Semarang, Demak, dan Surabaya yang hendak ikut menyalatkan jenazah kiai kharismatik itu sebaiknya menghindari jalan Pantura. Menurutnya, warga yang hendak ke Pati, Jawa Tengah sebaiknya menggunakan jalur alternatif.
Kepada NU Online, Najib mengatakan warga yang dari Semarang dan Demak sebaiknya lewat Purwodadi. Sementara dari Surabaya melewati Bojonegoro atau Cepu.
"Bagi warga yang hendak bertakziah atau menyalatkan jenazah Mbah Sahal di Pati, sebaiknya melewati sejumlah jalur alternatif lantaran bencana banjir yang menimpa jalan Pantura," kata Najib.
Menurut Najib, jenazah Mbah Sahal -sapaan akrab KH Sahal Mahfudh- akan dimakamkan di Desa Kajen Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kiai yang mumpuni di bidang Fiqih itu dimakamkan sebelum salat Jumat (24/1).
"Kiai Sahal rencananya dimakamkan di Kajen pada Jumat (24/1) pagi. Paling cepat pukul 09.00 WIB," katanya. (awa/jpnn)
JAKARTA - Sekretaris Pribadi Almarhum KH Sahal Mahfudh, Muhammad Najib menghimbau kepada warga Semarang, Demak, dan Surabaya yang hendak ikut menyalatkan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Konsumen Bisa Ajukan Gugatan soal BBM Oplosan
- Masyarakat Keberatan Kenaikan 71,3% Tarif PAM Jaya, Francine PSI Surati Gubernur Jakarta
- Dukung Ketahanan Pangan, Polda Riau Panen 156 Ton Jagung
- Ops Keselamatan Lodaya 2025: Angka Kecelakaan Naik 100 Persen
- Penjualan Langsung Sepi, Pedagang Daging Sapi di Pasar KM 5 Palembang Berjualan Online
- Taj Yasin: Menu MBG di Jateng Diapresiasi Wapres Gibran