Mayjen Denny Berpesan kepada Prajurit TNI: Jangan Mencoreng Nama Baik Satuan

jpnn.com, MANADO - Panglima Komando Daerah Militer XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Alfred Denny Djoike Tuejeh memeriksa kesiapan Satuan Tugas Batalyon Artileri Medan 19-105/Tarik dalam melaksanakan operasi pengamanan perbatasan darat Indonesia - Malaysia di Lolak, Sulawesi Utara, Rabu (30/3).
Dalam kesempatan itu, Mayjen TNI Denny Tuejeh memberikan arahan penting kepada para prajurit TNI dan Yonarmef 19-105/Tarik.
Jenderal bintang dua ini mengingatkan para prajurit menjaga soliditas dan saling mengingatkan agar tidak melakukan pelanggaran.
“Kuncinya adalah soliditas dan saling mengingatkan agar prajurit Yonarmed 19-105 tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik satuan,” kata Mayjen TNI Denny Tuejeh.
Dia mengingatkan prajurit Yonarmed 19-105/Tarik mampu memelihara komitmen, integritas dan pemahaman terhadap tugas, serta tekad dan niat yang tulus untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.
Menurut dia, salah satu kegiatan utama pengamanan perbatasan adalah melaksanakan patroli agar oknum pemindah patok batas negara tidak dapat beraksi.
Patroli di sepanjang perbatasan juga dilakukan untuk mengawasi lalu lintas orang dan barang yang keluar masuk wilayah RI-Malaysia, serta mencegah terjadinya penyelundupan narkoba dan pelintas batas ilegal.
“Waspadai jalan-jalan tikus yang ada di setiap wilayah di sepanjang perbatasan. Koordinasikan dengan instansi terkait apabila mendapati aktivitas ilegal tersebut,” kata mantan Kepala Staf Kodam XII/Tanjungpura, itu.
Mayjen TNI Denny Tuejeh memberikan pesan tegas kepada prajurit TNI dari Yonarmed 19-105/Tarik yang akan bertugas mengamankan perbatasan Indonesia - Malaysia.
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI