Mayoritas Daerah Berkapasitas Fiskal Rendah

Di Jawa Timur, misalnya, di antara 38 kabupaten-kota, hanya ada empat daerah yang kapasitas fiskalnya masuk kategori tinggi, yakni Kota Blitar, Kota Madiun, Kota Mojokerto, dan Kota Batu. Lalu, empat daerah berkapasitas fiskal sedang, yakni Kota Kediri, Kota Malang, Kota Pasuruan, dan Kota Surabaya. Selain itu, 30 kabupaten/kota lainnya masuk kategori wilayah dengan kapasitas fiskal rendah.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz menyatakan, upaya menaikkan kapasitas fiskal melalui penambahan dana transfer daerah memang merupakan langkah bagus. Namun, pemerintah juga harus mengawasi dan memberikan arahan agar dana yang sudah masuk ke kas daerah tidak diprioritaskan untuk membayar gaji PNS, bukan untuk pembangunan.
“Apalagi jika daerah justru mengendapkan dananya di BPD (bank pembangunan daerah). Yang seperti itu harus dikenai sanksi,” tegasnya. (owi/c5/agm)
JAKARTA - Upaya penguatan kapasitas fiskal daerah melalui desentralisasi fiskal, tampaknya belum membuahkan hasil menggembirakan. Hal itu terlihat
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Umumkan Kinerja Keuangan, SIG Jaga Konsistensi Menuju Bisnis Bahan Bangunan Berkelanjutan
- Arus Balik Padat, One Way Lokal Tol Semarang ABC Diberlakukan
- Harga BBM Vivo Jenis Revvo 90 Kembali Turun, Jadi Sebegini Sekarang
- Harga Emas Antam Hari Ini 5 April 2025, Anjlok
- Harga Emas Antam, UBS, dan Galeti24 di Pegadaian Kompak Turun, Berikut Perinciannya
- Telkom Lewat IndiBiz Buka Posko Mudik BUMN 2025 di Pelabuhan Ketapang dan Bakauheni