Mega Eltra Siap Kirim 63.000 Metrik Ton Batu Bara Ke PKG

jpnn.com, JAKARTA - PT Mega Eltra siap mengirimkan batu bara sebanyak 63.000 metrik ton ke PT Petrokimia Gresik (PKG).
Pengiriman itu dilakukan setelah anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) itu memenangkan tender pengadaan batu bara yang diadakan oleh PT Petrokimia Gresik (PKG).
Direktur Komersil dan Operasi PT Mega Eltra, Indrajaya mengatakan bahwa pihaknya memenangkan tender pengadaan batu bara dengan nilai kalori minimum 4.600 Kcal.
Pengadaan batu bara itu bertujuan antara lain untuk utilitas atau energi pabrik pupuk tersebut.
“Ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami dalam memenuhi Domestic Market Obligation (DMO) dan juga sinergi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ungkap Indrajaya.
Indrajaya menjelaskan pengiriman batu bara itu dilaksanakan dalam 11 shipment, dengan menggunakan tongkang yang memiliki kapasitas muatan kurang lebih 5.700 metrik ton.
Selain itu, pengiriman juga ada yang menggunakan tongkang dengan kapasitas muatan kurang lebih 7.500 metrik ton batubara.
Menurut dia, kondisi tersebut sangat tergantung dari tinggi muka air serta kedalaman Dermaga di lokasi muat batu bara tersebut.
Saat ini, kata Indrajaya PT Mega Eltra menyelesaikan pengiriman batu bara dengan tujuan Pelabuhan Khusus milik PT Petrokimia di Gresik sebanyak kurang lebih 63.000 metrik ton.
“Sinergi PT Mega Eltra dengan PT Petrokimia Gresik merupakan peluang yang baik dalam mengembangkan proses bisnis usaha kedepan serta dapat meningkatkan kontribusi bagi semua pihak,” ungkap Indrajaya. (jpnn)
PT Mega Eltra siap mengirimkan batu bara sebanyak 63.000 metrik ton ke PT Petrokimia Gresik (PKG).
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Berkah Ramadan, Petrokimia Gresik Blusukan hingga Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
- Pupuk Indonesia Raih 3 Penghargaan di Ajang Anugerah BUMN 2025
- Ssst, KPK Usut Dugaan Manipulasi Keuangan PT Pupuk Indonesia
- Petrokimia Gresik & Pupuk Indonesia Berbagi Berkah kepada 1.000 Anak Yatim dan 1.500 Guru TPQ
- Optimalisasi Lahan Tidur, Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN
- Dirut Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Bersubsidi Tersedia Sebelum Musim Tanam