Megakorupsi Salah Satu BUMN Mencuat, PKB Dukung Penuh Prabowo Bersih-Bersih

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Harian DPP PKB Najmi Mumtaza Rabbany mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan bersih-bersih di BUMN, terutama terkait kasus dugaan korupsi kelola minyak mentah di salah satu BUMN ternama.
"Kami di PKB tentu mendukung penuh langkah pak Presiden Prabowo untuk bersih-bersih BUMN. Harus menjadi momentum untuk berbenah, tidak ada lagi kecurangan oleh siapapun di tubuh BUMN," kata Najmi di Jakarta, Jumat (28/2).
Najmi menyatakan Presiden Prabowo telah menunjukkan tekad yang kuat untuk membongkar praktik korupsi hingga ke akar-akarnya.
Menurutnya, pemberantasan korupsi harus menjadi prioritas utama untuk menyelamatkan aset negara dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap BUMN.
"BUMN adalah perusahaan negara yang seharusnya dikelola dengan transparan dan profesional, bukan menjadi lahan bancakan segelintir oknum untuk meraup keuntungan pribadi dan golongan," lanjutnya.
Lebih lanjut Najmi menyatakan, Presiden Prabowo juga pernah menegaskan bahwa akan mengejar koruptor-koruptor di mana pun.
"Bila perlu sampai ke Antartika, bahkan ke padang pasir yang paling jauh akan dikejar. Ini bukan sekadar omong kosong dan retorika belaka, tetapi peringatan keras bahwa tidak ada tempat aman bagi para perampok uang rakyat," tuturnya.
Oleh karena itu, sambung Najmi, PKB menilai kepemimpinan Presiden Prabowo membawa semangat baru dalam membersihkan Indonesia dari mafia-mafia korupsi yang telah lama menggurita.
Wakil Ketua Harian PKB Najmi Mumtaza Rabbany mendukung penuh langkah Presiden Prabowo untuk melakukan bersih-bersih di BUMN
- KPK Didesak Usut Dugaan Suap Pemilihan Pimpinan DPD dan Periksa 95 Senator
- Alhamdulillah, Prabowo Bakal Siapkan Diskon Harga Tiket Pesawat hingga Tarif Tol
- Ungkap Keprihatinan, Bamsoet: Indonesia Butuh Strategi Baru untuk Berantas Korupsi
- Kasasi Ditolak MA, Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo Tetap Divonis 12 Tahun Penjara
- TASPEN Bantu Sertifikasi Halal UMKM Secara Gratis, Dukung Ekonomi Tumbuh Berkelanjutan
- Pertamina Raih Platinum Winner dan Boyong 66 Penghargaan di PR Indonesia Award 2025